PLN Pusertif Perkuat Dampak WIRAMA, Ubah Limbah Tekstil Menjadi Peluang Usaha Masyarakat

Jakarta, 2 September 2026 – PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi (PLN Pusertif) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan penandatanganan berita acara serah terima bantuan Program WIRAMA (Wirausaha Mandiri dari Limbah Berharga) kepada masyarakat penerima manfaat.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan yang disalurkan dapat diterima, dimanfaatkan, dan dikelola secara tepat sasaran. Melalui monitoring langsung, PLN Pusertif juga dapat melihat perkembangan program, mendengarkan kebutuhan penerima manfaat, serta mengevaluasi berbagai peluang pengembangan agar WIRAMA mampu memberikan dampak yang semakin luas.

Program WIRAMA merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan prinsip ekonomi sirkular melalui pemanfaatan pakaian dan seragam tidak terpakai. Bahan-bahan tersebut diolah kembali menjadi beragam produk kreatif yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.

Melalui proses pengolahan tersebut, pakaian dan seragam yang sebelumnya tidak lagi digunakan memperoleh siklus kehidupan baru. Di tangan masyarakat penerima manfaat, limbah tekstil dapat diubah menjadi karya kreatif yang berpotensi dipasarkan sehingga turut membuka peluang usaha dan sumber pendapatan.

MSB APKU PLN Pusertif, Bapak Galih Febriantoro, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan serah terima bantuan bukan sekadar bagian dari proses administrasi, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab PLN Pusertif dalam memastikan program berjalan secara berkelanjutan.

“Melalui monitoring dan penandatanganan serah terima bantuan ini, kami ingin memastikan Program WIRAMA benar-benar memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat mendukung peningkatan keterampilan, kapasitas produksi, dan kemandirian ekonomi penerima manfaat,” ujar Bapak Galih.

Bapak Galih menambahkan, WIRAMA juga menjadi wujud kepedulian PLN Pusertif terhadap persoalan lingkungan, khususnya dalam mendukung pengurangan limbah tekstil. Program ini mempertemukan dua tujuan penting, yaitu menjaga lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Kami berharap penerima manfaat dapat terus mengembangkan kreativitas dan menghasilkan produk yang berkualitas serta memiliki daya saing. Dengan pendampingan dan kolaborasi yang konsisten, limbah tekstil dapat diolah menjadi produk bernilai sekaligus membuka peluang usaha yang lebih baik,” tambahnya.

Bagi masyarakat penerima manfaat, dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat sarana produksi, meningkatkan kualitas dan variasi produk, serta mendorong pengelolaan usaha yang semakin mandiri. PLN Pusertif juga membuka ruang komunikasi dan evaluasi agar tantangan yang dihadapi penerima manfaat dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti bersama.

Program WIRAMA menegaskan bahwa pelaksanaan TJSL PLN Pusertif tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Program dirancang untuk membangun kapasitas masyarakat melalui pemberdayaan, kolaborasi, dan pendampingan yang berorientasi pada keberlanjutan.

Ke depan, PLN Pusertif berharap WIRAMA dapat berkembang menjadi ekosistem pemberdayaan yang mampu memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan secara bersamaan. Melalui semangat kolaborasi, pakaian dan seragam tidak terpakai dapat bertransformasi menjadi karya bernilai, membuka peluang usaha, serta menghadirkan masa depan yang lebih mandiri bagi masyarakat.

Ingin tahu kabar terbaru lainnya? Simak berita dan informasi terkini seputar pusertif hanya di infolistrik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *